Penyerahan SK Prodi Gizi FTIP Usahid Jakarta

Penyerahan SK Prodi Gizi 1
Penyerahan Surat Keputusan Kemenristekdikti RI tentang Pembukaan Program Studi Gizi oleh Koordinator Kopertis Wilayah III DKI Jakarta, Dr. Illah Sailah, yang diterima oleh Ketua Umum Yayasan Sahid Jaya, Dr. Nugroho B. Sukamdani, MBA, BET didampingi Wakil Rektor I Usahid Jakarta, Dr. Ir. Iman Basriman, M.Si.
Acara turut dihadiri Direktur Eksekutif Yayasan Sahid Jaya, Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE beserta undangan lainnya. Berlangsung di Kopertis Wilayah 3 DKI Jakarta, 15 Februari 2018.
Salam Sukses Selalu untuk Kita Semua.

Penyerahan SK Prodi Gizi 2 Penyerahan SK Prodi Gizi 3 Penyerahan SK Prodi Gizi 4

Penjajakan Kerjasama Usahid Jakarta dan IPB

MOU IPB2
Penjajakan kerjasama Usahid Jakarta dengan Program Diploma Institut Pertanian Bogor, telah berlangsung di kampus Program Diploma IPB, 13 Februari 2018. Usahid Jakarta dipimpin langsung oleh Rektor Usahid Jakarta, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS didampingi Wakil Rektor 3 Usahid Jakarta, Dr. Ir. Iman Basriman, M.Si, beserta para perwakilan dari masing-masing Fakultas dan juga unit lainnya. Penjajakan kerjasama dimaksud antara lain dalam bidang Pendidikan Penelitian Pengabdian pada Masyarakat maupun kegiatan yg terkait dengan kemahasiswaan.
MOU IPB
MOU IPB3

International Colloquium “Green Supply Chain Management Practice”

Colloquium2
Colloquium3 International Colloquium “Green Supply Chain Management Practice”, disampaikan oleh Prof. Dr. Haji Abdul Talib Bin Bon dari Univerisiti Tun Hessein Onn Malaysia (UTHM) di kampus Usahid Jakarta, di ruang 710 kampus Usahid Jakarta tgl. 6 Februari 2018.
Turut memberikan materi pada acara yang dipandu oleh Wakil Rektor III Usahid Jakarta, Drs. Bernard Hasibuan, M.Pd, Ph.D, ini adalah, Ekaterina Setyawati, ST, MT (Dosen Tetap Fak. Teknik Usahid Jakarta). Sebelumnya pembukaan oleh Wakil Rektor I Usahid Jakarta, Dr. Ir. Iman Basriman, M.Si mewakili Rektor Usahid Jakarta.

Open House dan Seminar SPS Usahid Jakarta 2018

Openhouse5

Prabu Revolusi (CNN Indonesia), Mahasiswa Program Doktor Ilmu Komunikasi, SPS Usahid Jakarta menjadi pemandu acara di hari pertama, Open House dan Seminar Sekolah Pascasarjana Usahid Jakarta, 2 – 3 Februari 2018 di kampus SPS Usahid Jakarta, Sahid Sudirman Residence, lt. 5 Jakarta Pusat.
Selaku pembicara dalam seminar dengan tema; “Obesitas Media Dalam Arena Perlombaan Aktualitas, yaitu; Dr. Rahmat Edi irawan, S.Pd, M.Ikom (Vice President Net TV); Ardhi Suryadhi, SE, M.Ikom (Vice Editor in Chief Detik.com ; Irwan Setyawan, S.Sos. M.Ikom (Direktur Jawa Pos TV), dengan dipandu oleh, Prabu Revolusi (CNN Indonesia) mahasiswa Program Doktor Ilmu Komunikasi, SPS Usahid Jakarta.
Tema Seminar hari kedua adalah; “New Media Era”, yang dibagi dua sesi. Sesi 1, Prof.Dr.Dr.Dr. Rudy Harjanto, MM, MS.n (Chairman Chuo Senko Indonesia Adv. Agency – Guru Besar Periklanan) dan Dr. Rulli Nasrullah, M.Si (Konsultan Digital PR). Sesi 2, Herman Darmo (Director Group of Regional Newspaper Kompas Gramedia); Dr. Bambang Pratama, SH, MH (Pakar Hukum Syber) dan Dr. Bagus Sudarmanto (Wartawan Senior – Alumni Program Doktor Ilmu Komunikasi, SPS Usahid Jakarta). Dipandu oleh, Charles Bonar Sirait, mahasiswa Program Doktor Ilmu Komunikasi, SPS Usahid Jakarta.

Direktur Sekolah Pascasarjana Usahid Jakarta, Prof. Dr. Ir. H. Kholil, M.Kom, membuka secara resmi acara Open House dan Seminar Sekolah Pascasarjana Usahid Jakarta dan juga memberikan sambutan. Sebelumnya juga ada sambutan dari Ketua Panitia, Dr. Rubianto, M.Si, Rektor Usahid Jakarta, Prof.Dr. Ir. Hardinsyah, M.Si, dan Ketua Umum Yayasan Sahid Jaya, Dr. Nugroho B. Sukamdani, MBA, BET. Turut hadir, Direktur Eksekutif Yayasan Sahid Jaya, Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE, beserta para undangan lainnya.

Workshop Pengembangan Kapasitas Dosen Muda

WPKD Workshop Pengembangan kapasitas Dosen Muda, berlangsung di ruang 710 kampus Usahid Jakarta, 26 Januari 2018. Selaku nara sumber adalah, Prof. Dr. Ir. Giyatmi Irianto, M.Si (Kepala LPPM Usahid Jakarta) dan Ir. Zukhrawardi Zuhdy (Dosen Tetap FTIP Usahid Jakarta). Acara diawali pengantar dari Dekan Fakultas Teknik Usahid Jakarta, Dr. Ninin Gusdini, ST, MT, selaku inisiator kegiatan ini.
Salam Sukses Selalu untuk Kita Semua.

Simposium Nasional “Tantangan dan Peluang KEK Pariwisata”

simposium1 Simposium Nasional : “Tantangan dan Peluang KEK Pariwisata”, Tanjung Kelayang – Kabupaten Belitung, telah berlangsung di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, 18 Januari 2018. Terselenggara atas kerjasama Fakultas Ekonomi Usahid Jakarta dan Intelektual Muda BelitOng, didukung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten Belitung.
Rangkaian acara pada kesempatan itu, juga diisi dengan penandatanganan MOU antara Yayasan Sahid Jaya, Usahid Jakarta dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kab. Belitung. Diskusi Panel Bersama Tim Peneliti Fakultas Ekonomi Usahid Jakarta dipandu oleh Agus Pahlevi, MM.Par (Ketua DPP ASPPI Prov. Kepulauan Bangka Belitung).
Rektor Universitas Sahid Hardinsyah, mengatakan, disamping untuk meningkatkan kepariwisataan Pulau Belitung, latar belakang diselenggarakannya simposium ini Usahid Jakarta mencoba menyatukan konsep dari berbagai pihak agar dapat menemukan rumusan atau konsep yang layak untuk mengembangkan khususnya Tanjung Kalayang Belitung Timur.
Keterlibatan Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Pariwisata Universitas Sahid dalam hal ini adalah untuk memperkuat data perkembangan sebenarnya yang ada di Pulau Belitung, serta melalui program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi kewajiban setiap institusi dalam bekerjasama dengan pemerintah daerah di Seluruh Indonesia dalam melaksanakan Tri Dharma Pergurauan Tinggi.
Hadir dan turut memberi pengarahan pada kesempatan adalah; Ketua Umum Yayasan Sahid Jaya, DR. H Nugroho B. Sukamdani, MBA, BET; Kabid. Pegembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Hendri Karnoza; Anggota DPRD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ahmad Hudani Rani; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Bangka Belitung, Rifai dan Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza dan Wakil Ketua DPRD Belitung Ishak Meirobie.

SAFOTECH EXPO 2018

SAFOTECH 2018 Sahid Food Technologi EXPO 2018, event tahunan dari mahasiswa FTIP Usahid Jakarta yang sudah digelar 4 kali, di kampus Usahid Jakarta. Dibuka secara resmi oleh Rektor Usahid Jakarta, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS. Acara berlangsung tanggal, 17 Januari 2018, di lobby dan di aula lt. 8 kampus Usahid Jakarta.
Safotech Expo yang dimaksudkan untuk mempromosikan hasil kreatifitas mahasiswa FTIP dalam bentuk produk pangan inovatif. Safotech Expo sudah dimulai sejak tahun 2015. Safotech Expo 2018 mengambil tema; “Damn, I Love My Traditional Food”, dengan rangkaian kegiatan adalah; Lomba Business Plan; Pameran Produk Pangan Inovatif, yang diikuti 22 kelompok peserta yang berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian acara tersebut.
Lomba Business Plan, penilaian didasarkan pada 6 aspek meliputi,; Proposal, Modernisasi, Inovasi Produk, Perencanaan Bisnis, Presentasi dan Ekspor. Adapun pameran produk inovatif diikuti 16 kelompok dengan mengusung tema produk inovatif berbasis komoditi lokal yaitu; Star Cake (Cake Belimbing), Pump Pump Cendolleo (Cendol Labu), Churraos (Churos Ubi Ungu), Stick Co (Stick Jagung), Cocoball (Bola Pisang Balut Coklat), O’bingu (Ongol-Ongol Ubi Ungu), Puca (Puding Cake Nangka), Pacinko Ball (Bola Ikan Patin), Yoe (Bakso Jamur), Fun Steak (Steak Bakso Udang disajikan dengan sayur dan talas), Nu’ Mochi (nugget mochi kacang hijau), Delizioso (Sate Bola Nasi Keju), Tonyil (Sate bola Tahu Bakar), Kreta Salto (Bola Tahu Saos Telor Asin), Sorillo (Jud Markisa Soda), Bapeel (Kerupuk Kulit Pisang Berbumbu ).
Pada acara Demo Pengolahan Produk, didemonstrasikan 6 produk olahan inovatif SAFOTECH EXPO 2018, dan sebagai acara puncak adalah pengumuman pemenang lomba proposal Business Plan, sebagai juara 1 adalah, Banabal (Juara 1), Stick Co (Juara 2) dan Pump Pump Cendolleo (Juara 3). Platting dan Stand Terbaik adalah; Bapell.

Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, Pejabat Rektor Usahid Jakarta periode 2018 – 2022

pelantikan rektor7

pelantikan rektor6 Acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Rektor Universitas Sahid Jakarta masa jabatan 2018-2022 dari pejabat lama Prof. Dr.Ir Kohar Sulistyadi, MSIE kepada pejabat baru Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, telah terselenggara di auditorium lantai 8 kampus Usahid Jakarta, 12 Januari 2018.
Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS dilantik menggantikan pelaksana tugas rektor, Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE, yang telah memimpin selama enam bulan terakhir di masa transisi. Posisi tersebut diterimanya setelah terpilih melalui seleksi pemilihan rektor oleh Dewan Pertimbangan Jabatan Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya beberapa waktu lalu. Pelantikan Rektor Usahid Jakarta oleh Ketua Umum Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Sosial Sahid Jaya, DR. H. Nugroho B. Sukamdani, MBA, BET.
Undangan antara lain dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dan Kopertis Wilayah 3 diwakili oleh Putut Pujogiri, SH, MH (Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah 3), Bappenas, GAPPMI, serta para kolega dan dari pengurus Yayasan Sahid Jaya. Acara ini juga dihadiri Rektor IPB, Dr. Arif Satria, SP, M.Si, sekaligus juga memberikan sambutan, termasuk juga dari Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Yayasan Sahid Jaya, Dra. Hj. Wiryanti Sukamdani, CHA (anggota DPR Komisi X), mewakili Pendiri dan Pembina Yayasan Sahid Jaya, serta dari Direktur Pembinaan Kelembagaan Kemenristek Dikti, Dr. Totok Prasetyo, B.Eng, MT.
Dalam sambutannya, Dra. Hj. Wiryanti Sukamdani, CHA, mengatakan, tantang dunia pendidikan makin kompleks, untuk itu di perlukan seorang rektor yang mampu melihat tantangan dan peluang kedepan, sehingga kedepan pendidikan dapat ikut mengikuti perkembangan zaman.

pelantikan rektor5
“Dengan dilantiknya Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS kita berharap dapat membawa Universitas Sahid Jakarta, ketingkat menjadi kampus world Cass University yang dapat melahirkan lulusan yang memiliki Jiwa Enterpreneur, berwawasan Global dan dapat berkompetensi Internasional” jelasnya.
Usai pelantikan Rektor Usahid Jakarta, Prof. Dr. Ir, Hardiansyah, MS, rencana akan melihat lingkup eksternal dan internal untuk menentukan sikap termasuk berbagai kegiatan. Di samping itu langkah pertama yang akan dilakukannya ialah berembuk untuk menentukan penambahan program studi agar tetap mempertahankan status sebagai universitas.
“Sebenarnya kita ada 11 program studi namun ada beberapa di diploma dan pasca sarjana. Kita akan tambah dua program studi lagi untuk sarjana sesuai syarat Kemenristekdikti agar tetap menjadi universitas”. Selain itu, juga akan meningkatkan upaya yang telah dilakukan rektor terdahulu serta memajukan kegiatan proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Prof. Dr. Ir. Hardiansyah, MS, saat ini masih menjabat sebagai Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogit (FEMA-IPB). Pendidikan Doktoralnya diperoleh di University of Queensland Australia Bidang Nutrition Science pada 1996. Saat ini juga dipercaya sebagai Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia.
Segenap Civitas Akademika Usahid Jakarta mengucapkan; “Selamat Salam Sukses Selalu untuk Kita Semua”.
pelantikan rektor4

WISUDA USAHID ke 39 T.A 2017/2018


“Perspektif Hukum Industri Pariwisata di Tengah Persaingan Global”


WISUDA USAHID 39 Bertempat di Puri Agung Convention Hall Grand Sahid Jaya Hotel pada Kamis 9 November 2017, Universitas Sahid Jakarta kembali meluluskan sebanyak 294 wisudawan dari 5 Fakultas, yaitu program S-1 dan D3 Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) 69 orang, Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) 34 orang, Fakultas Hukum (FH) 27 orang, Fakultas Teknik (FT) 45 orang dan Fakultas Ekonomi (FE) 96 orang. Program Magister S – 2, 19 orang dan 4 orang wisudawan dari Program Doktor (S3) Sekolah Pasca Sarjana.

Pada acara Wisuda USAHID Jakarta ke 39 ini akan diberikan Penghargaan kepada wisudawan terbaik yaitu ; ASTRID REMIVA, SH (Fakultas Hukum) IPK 3,92; FIRDA SHABRINA, S.TP (Fakultas Teknologi Industri Pertanian/ Teknologi Pangan) IPK 3,84; NUR MASFIAH, SIK (S1 FIKOM/ Humas) IPK 3,84; DEVINA GISKA PERDANI, Amd (D3 FIKOM/ Humas) IPK 3,70; MELLISA MARTINA, ST (Fakultas Teknik/ Teknik Lingkungan) IPK 3,78; PUTRI LAILA SYAKINAH, SE (Fakultas Ekonomi/Manajemen) IPK 3,53; serta; DEBBY CITRA DEWI, M.Si (S2 PascaSarjana/Magister Ilmu Komunikasi) IPK 3,85 dan Dr. DEDI KURNIA SYAH PUTRA (S3 PascaSarjana/ Doktor Ilmu Komunikasi) IPK 3,84.
Peraih Sahid University Award sebagai lulusan terbaik dengan kriteria lulus tepat waktu, indeks prestasi tertinggi dan aktif dalam organisasi kemahasiswaan, ASTRID REMIVA, SH. dari Fakultas Hukum dengan IPK 3.92.

Universitas Sahid Jakarta menetapkan dalam Visinya menghasilkan lulusan yang unggul. Unggul bermakna mempunyai daya saing tinggi seiring dengan trend persaingan global yang menuntut adanya “ Competitive Advantage”. Lulusan USAHID harus mempunyai keunggulan dalam persaingan yang ada saat ini serta dapat berinovasi / berkontribusi secara nyata kepada peningkatan daya saing bangsa agar mampu mensejajarkan diri dengan negara-negara lain.

Upacara Wisuda Usahid yang genap memasuki usia ke 29 tahun, pada tanggal 14 Maret 2017 lalu ini mengambil tema ”Perspektif Hukum Industri Pariwisata di Tengah Persaingan Global”. Orasi ilmiah disampaikan oleh Prof. Dr. Gayus Lumbuun, SH, MH – Hakim Agung Mahkamah Agung RI. Dan dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah III – Dr. Ir. Illah Sailah, MS; Ketua Umum YSJ – Dr. Nugroho Sukamdani, MBA.BET serta kepala lembaga/perusahaan yang merupakan kolega USAHID.

Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE – Rektor Universitas Sahid dalam sambutannya menyatakan bahwa Universitas Sahid Jakarta patuh dan taat azas dalam melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan ketentuan aturan yang ditetapkan Kemenristek Dikti dan Kopertis Wilayah III, sehingga pada saat ini USAHID menjadi PTS yang sehat dalam tata kelola dan memiliki legalitas yang baik. Pada Januari 2015 USAHID memperoleh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan nilai Baik (B) dari BAN PT. Kopertis wilayah III juga menetapkan USAHID sebagai PTS Unggulan tahun 2013 kategori pembelajaran. Hal ini menunjukkan kepercayaan pemerintah kepada USAHID.

Modal dasar semangat Budaya Sahid serta Tridarma Perguruan Tinggi yang bercirikan Kewirausahaan dan Kepariwisataan menciptakan suasana akademik dan tata kelola institusi yang khas untuk mengembangkan Universitas Sahid Jakarta menapak kemasa depan.
Dengan keunikan tersebut Universitas Sahid Jakarta tentu tidak serta merta menjadi institusi yang hebat seperti membalik tangan. Untuk dapat menyandang sebagai perguruan tinggi yang unggul, berbasis budaya dan religius sebagaimana tertuang dalam falsafah dasar institusi maka Universitas Sahid Jakarta harus bekerja keras, cerdas, disiplin, serta tidak cepat berpuas diri.

Saat ini Universitas Sahid Jakarta sedang mempersiapkan pembukaan Prodi Ilmu Gizi, Fakultas Kepariwisataan, Program Studi Desain Komunikasi Visual untuk pengembangan ke depan.

Ketua Umum YSJ – Dr. Nugroho Sukamdani, MBA.BET, menyatakan bahwa tema wisuda tentang Perspektif Hukum Industri Pariwisata di Tengah Persaingan Global
sangat relevan dan menggambarkan komitmen Universitas Sahid Jakarta terhadap penyelenggaraan akademik yang bermutu untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif dan berkemampuan plus dalam bidang hukum, industri pariwisata dan wirausaha. Komitmen Univeritas Sahid Jakarta untuk menghasilkan lulusan yang berkemampuan hukum, industri pariwisata dan wirausaha memberikan kontribusi yang signifikan dalam menciptakan lapangan kerja baru di tanah air dan lulusan berdaya saing tinggi dalam era perdagangan bebas.

Hakim Agung Mahkamah Agung RI – Prof. Dr. Gayus Lumbuun, SH, MH dalam orasi ilmiah nya menyatakan bahwa industri pariwisata sangat erat kaitan nya dengan pendapatan suatu Negara karena industri pariwisata merupakan leading sector sebab menyumbang PDB (Produk Domestik Bruto) dan devisa yang besar serta menciptakan lapangan pekerjaan yang paling mudah dan murah, Diperkirakan pada tahun 2019, sektor pariwisata menjadi penyumbang utama devisa utama Indonesia, hasil riset World Bank, sektor pariwisata adalah penyumbang yang paling mudah untuk devisa dan pendapatan domestik bruto (PDB) suatu negara,selain itu industri pariwisata mampu menggerakkan usaha kecil menengah seperti kuliner, cenderamata, transportasi dan lainnya. Kementerian Pariwisata menetapkan tiga program utama dari 10 program prioritas yang ada, yaitu pariwisata digital, homestay desa wisata, dan aksesibilitas udara.
Industri pariwista juga tidak lepas dari perspektif hukum, industri pariwisata dapat dijelaskan melalui dua pemikiran, yaitu peran atau fungsi hukum dalam pembangunan dan sistem hukum. Ke semua elemen tersebut sangat berpengaruh dalam meningkatkan devisa Negara, sedangkan dalam perspektif budaya hukum, adalah bahwa masyarakat mendapatkan kepastian dan keyakinan, bahwa semua hak-hak wisatawan dilindungi sehingga menimbulkan rasa aman dalam melakukan perjalanan wisata dan wisatawan meyakini bahwa hak-hak mereka dapat dijamin oleh hukum yang ada di Indonesia ketika hak-hak mereka dilanggar oleh stakeholder lainnya dalam penyelenggaraan industri pariwisata.

Landasan hukum industri pariwisata nasional saat ini adalah Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang diharapkan mampu mewakili peran sebagai tinkering, following, dan leading serta membangun aspek substansi hukum, struktur hukum, dan budaya hukum di bidang kepariwisataan. Jika hak hak wisatawan tersebut terpenuhi yang mengacu pada undang undang 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan maka target pemerintah untuk meningkatkan jumlah wisatawan dan memperoleh devisa yang ditargetkan menjadi yang terbesar bagi APBN, maka hal itu dapat terpenuhi. Namun sebaliknya, apabila hak-hak wisatawan tersebut tidak dipenuhi, target-target tersebut sulit tercapai, sebab industri pariwisata merupakan industri yang sangat subyektif dari perspektif wisatawan, sehingga wisatawan haruslah diperlakukan dengan sebaik-baiknya dengan hospitality yang tinggi.

Simposium Nasional Napak Tilas Bahasa, Sejarah dan Budaya Kaur 2017

Simposium Nasional Napak Tilas Dalam rangka menyongsong Wonderful Bengkulu 2020 dan HUT Provinsi Bengkulu yang ke 49, pada Senin 13 November 2017 bertempat di Auditorium Gedung B, Museum Nasional Indonesia Jl. Medan Merdeka Barat No. 12 Jakarta Pusat. Persatuan Warga Kabupaten Kaur (PWKK) Jabodetabek dan Badan Musyawarah Masyarakat Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan Universitas Sahid Jakarta melalui Pusat Studi Gender (PSG) menyelenggarakan Acara Simposium Nasional Napak Tilas Bahasa, Sejarah & Budaya Kabupaten Kaur 2017.

Simposium Nasional dengan tema “ Kebangkitan seni budaya Kabupaten Kaur sebagai aset pembangunan Provinsi Bengkulu “, akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Bengkulu – Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.MA didampingi Rektor Universitas Sahid Jakarta – Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE, Bupati Kaur – Gusril Fauzi, S.Sos dan Sekjen PWKK Jabodetabek – Elly Dasna Taher. Pembukaan akan ditandai dengan pemukulan musik DOLL alat musik khas Bengkulu dan langsung dilanjutkan dengan penampilan musik DOLL (sejenis beduk besar yang terbuat dari kulit kayu).

Simposium yang dibagi menjadi 2 sessi ini diawali keynote speech Paradigma baru dalam Pariwisata oleh Helmy Yahya – Tokoh Masyarakat Sumatera Selatan & Budayawan Nasional.

Sessi I dengan topik Dialektika Bahasa Kaur dan Keunikannya diisi para pembicara Chairitha Rahmasani, S.Si – Konsultan/TA bidang GIS/Pemetaan, Dr. Dra. Manik Sunuantari, M.Si – Dekan Fak. Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Jakarta dan Prof. H. Hudan Hidayat Gozali – Sastrawan / Tokoh persuratan dunia dengan moderator Baharudin AS, SH.MM.
Sessi II dengan topik Sejarah Budaya Kaur diisi para pembicara Dra. Zusneli Zubir, M. Hum – Peneliti pada Balai Pelestarian Budaya Nasional Sumatra Barat / Penulis buku, Dra. Elly Yuniarti, MS – Kasubdit Ketahanan Seni dan Budaya Kemendagri RI dan Almin, S.Sos – Team peneliti lembaga Sriwijaya Ufuk Timur dengan moderator Reko Saprianto, SE.MSi.Ak.CA .
Di akhir acara akan dibacakan Kesimpulan dan Rekomendasi Simposium oleh Ketua Pusat Studi Gender Universitas Sahid Jakarta – Dr. Dessy Sunarsi, SH, MM.

Ketua Umum Persatuan Warga Kaur (PWKK) Se Jabodetabek – Iskandar Novianto, Ak.,MSi.,CfrA.,CA, QIA, CIPSAS (Direktur Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah III BPKP – Badan Pengawasan Keuangan & Pembangunan) menyatakan bahwa kemajuan teknologi yang tidak terbendung di berbagai bidang siap mengalahkan peran manusia dalam pekerjaan yang dilakukan secara konvensional. Perubahan yang sangat cepat dapat menggulung eksistensi manusia yang tidak akan mampu berkompetisi dengan teknologi kecuali apabila manusia mampu mengarahkan kemana teknologi dikembangkan bagi kesejahteraan hidup manusia.
Hanya manusia yang memiliki kesadaran dan kemampuan mengembangkan kekuatan yang dimilikinya yang tidak dimiliki oleh teknologi, yakni akal budi manusia, nilai – nilai luhur manusia, budaya, bahasa dan sejarah kehidupan manusia itu sendiri sebagai suatu Continuous Experience, Knowledge and Improvement (CEKI).

Pada saat ini dan ke depan maka pemahaman yang kuat terhadap nilai – nilai luhur budaya menjadi benteng pertahanan dan kemampuan manusia dalam melanjutkan kehidupan menghadapi tantangan perubahan kedepan.

Diharapkan dengan terselenggaranya Simposium Napak Tilas Bahasa, Sejarah dan Budaya Kaur dapat menjadi tonggak sejarah bagi kemenangan manusia Kaur khususnya dan manusia Bengkulu pada umumnya dalam mengubah paradigma kemana kemajuan dan perubahan lingkungan itu mesti di arahkan.

Rektor Universitas Sahid Jakarta – Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE dalam sambutannya menyatakan bahwa Pusat Studi Gender (PSG) Universitas Sahid Jakarta dalam upaya pengabdian masyarakat untuk mengawal pembangunan daerah, sejak tahun 2016 telah berperan aktif dalam berbagai pendampingan membangun masyarakat Kabupaten Kaur, yang memiliki banyak potensi pariwisata dan budaya guna menghasilkan tingkat kesejahteraan bagi masyarakatnya. Universitas Sahid Jakarta yang memiliki Pola Ilmiah Pokok (PIP) “ Kepariwisataan & Kewirausahaan “ terpanggil untuk berkontribusi nyata mengembangkan potensi daerah Kabupaten Kaur. Simposium Nasional ini juga diharapkan dapat memperkenalkan dan mempublikasikan kepada masyarakat Indonesia khususnya dan mancanegara umumnya dalam upaya meningkatkan minat berwisata ke Kabupaten Kaur menyongsong Visit Bengkulu 2020 menuju Bengkulu yang lebih berdaya saing, mandiri dan sejahtera.

Direktur Sejarah Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI – Dra. Triana Wulandari, MSi berpesan kepada generasi muda agar terus menggali sejarah lokal sebelum menggali Sejarah Nasional untuk menguatkan jati diri dan identitas bangsa.