Bakti Sosial JEJARING INDONESIA MAJU & LPPM USAHID JAKARTA untuk Warga Terdampak Covid-19

IMG_1025

Di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam situasi wabah Covid-19 sangat penting bagi masyarakat untuk saling peduli dan berbagi. Dr. KH. Abdul Wahid Mahtub dan Tim 9 yang merupakan inspirator Jejaring Indonesia Maju, didukung Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) wilayah 3 Jakarta, dan Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sahid Jakarta (USAHID), pada Rabu tanggal 22 April 2020 menggelar bakti sosial.
Bakti sosial dalam bentuk pembagian paket sembako kepada 130 warga di wilayah Menteng Dalam dan Tebet Jakarta Selatan diserahkan secara simbolis oleh Rektor USAHID – Prof. Dr. Ir. Kholil, M.Kom dan Kepala Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) USAHID – Prof. Dr. Ir. Giyatmi Irianto, M.Si. Pembagian 130 paket sembako diberikan kepada perwakilan Ketua RT Menteng Dalam Tebet, pengemudi ojek line, pedagang kaki lima, tukang sampah dan warga yang tinggal di seputar kampus Universitas Sahid Jakarta yang terdampak Covid-19. Paket sembako berupa beras 5 kg, minyak goreng, susu kental manis, sarden, kecap, mie instan dan biskuit. Pembagian sembako diberikan dari rumah ke rumah oleh tim satuan tugas
khusus pencegahan dan penanganan Covid-19 USAHID yang terdiri dari pimpinan, staf dan mahasiswa.

Selain pembagian bantuan sembako, Kepala Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) USAHID – Prof. Dr. Ir. Giyatmi Irianto, M.Si juga mengedukasi dan mensosialisasikan kebijakan pemerintah terkait kepatuhan dalam penanganan pencegahan penyebaran penularan Covid-19 dan Protokol Kesehatan, seperti pentingnya cuci tangan, penggunaan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, penerapan pola hidup sehat, tetap tinggal di rumah, dan menunda mudik.

Rektor USAHID – Prof. Dr. Ir. Kholil, M.Kom dalam sambutannya menyatakan bahwa
pembagian sembako kepada warga merupakan salah satu bentuk kepedulian Jejaring Indonesia Maju dan USAHID yang minimal dapat meringankan beban kebutuhan hidup warga yang terkena dampak Covid 19.