Rencana Strategis

POKOK-POKOK RENCANA STRATEGI UNIVERSITAS SAHID JAKARTA 2009 — 2014

Renstra USAHID 2009-2014 merupakan upaya dalam mewujudkan visi USAHID yang telah diperbaharui dalam Statuta USAHID 2007, yaitu menjadi lembaga pendidikan tinggi dan pusat pengembangan sains, teknologi, dan seni yang unggul dan terdepan bercirikan kewirausahaan dan kepariwisataan yang berlandaskan moral dan budaya, berwawasan kebangsaan dan bertaraf internasional . Perumusan visi tersebut selaras dengan Pola Ilmiah Pokok (PIP) USAHID yaitu Kewirausahaan dan Kepariwisataan. Misi yang terkait PIP USAHID dirumuskan: “melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi (PT) yang bercirikan kewirausahaan dan kepariwisataan, sehingga menjadi pusat pengetahuan kreatif bagi masyarakat entrepeneur dan menumbuhkembangkan insan wirausaha yang berbudi luhur dan berwatak mulia, serta menjadi lembaga terdepan dalam pengembangan kepariwisataan”.

Renstra USAHID 2009-2014 terdiri atas 5 Bab yaitu :
I. Pendahuluan;
II. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran;
III. Analisis Lingkungan;
IV. Isu-isu Strategis;
V. Rencana Pengembangan.

Pembahasan mengenai Isu Strategis dan Rencana Pengembangan meliputi :
(1) Pendidikan dan Pengajaran,
(2) Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat,
(3) Sumberdaya Manusia,
(4) Sumberdaya Fisik,
(5) Sumberdaya Keuangan,
(6) Sumberdaya Informasi,
(7) Penjaminan Mutu,
(8) Organisasi dan Manajemen,
(9) Kerjasama dan Kemitraan,
(10) Kemahasiswaaan.

Dalam Renstra 2009-2014, prioritas pengembangan dirumuskan berdasarkan EMPAT PILAR PROGRAM , yaitu :
(1) Pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi,
(2) Pengembangan Sumberdaya Manusia,
(3) Penguatan Sumberdaya Fisik,
(4) Penguatan Manajemen dan Jejaring.

Keempat pilar tersebut satu dengan yang lain tidak berdiri sendiri, berperan saling memperkuat dalam rangka meningkatkan KUALITAS dan CITRA Universitas Sahid Jakarta. Fokus program pengembangan pada periode 2009—2014 diarahkan untuk menjadikan USAHID sebagai Entrepreneurial University , sehingga lulusan USAHID diharapkan akan memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat dan cepat menangkap peluang usaha untuk menciptakan lapangan kerja. Rencana strategi USAHID 2009-2011 juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing lulusan dalam usaha dan perekonomian nasional, meningkatkan peran dalam pengembangan IPTEKS untuk mendukung pembangunan dan daya saing bangsa.

Prioritas pengembangan yang didasarkan pada Empat Pilar Program tersebut dan indikator pencapaian pada akhir tahun 2014 adalah sebagai berikut :
A. Pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi
Strategi pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi diupayakan melalui:

  1. Penguatan dan pengembangan ciri Kewirausahaan dan Pariwisata dalam setiap kurikulum program studi. Indikator pencapaian program ini adalah terjadinya peningkatan dari tahun ke tahun prosentase lulusan yang mampu menjadi wirausahawan dan/atau mengembangkan sektor yang terkait dengan kepariwisataan.
  2. Peningkatan kualitas proses pembelajaran dalam rangka menghasilkan lulusan yang unggul-berbudaya-religius. Berdasarkan strategi pengembangan ini diharapkan kualitas dan kuantitas lulusan meningkat, dengan indikator rerata masa studi program sarjana 4,5 tahun dengan IPK 3.0, dan memenuhi harapan pasar kerja dan/atau mampu menciptakan lapangan kerja.
  3. Pengembangan atau diversifikasi Program Studi dengan prinsip keunggulan dan relevan dengan kebutuhan pasar (minat) dan tuntutan global. Indikator pencapaian pengembangan ini adalah dibukanya PS Teknik Informatika dan Sahid Business School dengan peminat yang memadai baik kuantitas maupun kualitas mahasiswa di masing-masing program baru tersebut.
  4. Penyelenggaraan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dalam upaya pengembangan ipteks yang mendukung pengembangan pendidikan. Indikator pencapaian dari strategi pengembangan ini adalah terdapatnya peningkatan jumlah penelitian dan pengabdian masyarakat per Staf Akademik Tetap, serta meningkatnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian staf akademik.
  5. Penyelenggaraan pelatihan jangka pendek untuk meningkatkan pendapatan. Indikator pencapaian program ini adalah terselenggaranya kegiatan-kegiatan pelatihan mandiri dari masing-masing unit.
  6. Pengembangan program kemahasiswaan berwawasan akademik dan profesional. I
  7. Pengikutsertaan mahasiswa dalam penyelenggaraan kegiatan ilmiah seperti seminar dan lokakarya
  8. Penyelenggaraan berbagai kegiatan ilmiah berupa seminar, lokakarya, studium general.
  9. Peningkatan sosialisasi dan publikasi melalui berbagai media temasuk media elektronik/website dalam rangka meningkatkan citra Universitas. Keberhasilan dari strategi pengembangan adalah terciptanya campus online , baik untuk keperluan administrasi pelayanan, promosi maupun untuk peningkatan pencitraan bagi masyarakat.

B. Pengembangan Sumber Daya Manusia
Melalui pengembangan sumber daya manusia, strategi untuk mencapai target dilakukan dengan:

  1. Peningkatan kualitas tenaga pengajar melalui pendidikan dan pelatihan. Indikator strategi ini adalah peningkatan kualifikasi jenjang pendidikan, jabatan akademik dosen dan kompetensi dosen. Pada akhir tahun 2014 diharapkan seluruh dosen USAHID minimal telah bergelar Master/Magister dan jenjang kepangkatan akademik minimal lektor. Peningkatan kompetensi dosen ditandai dengan peningkatan kepuasan mahasiswa dalam proses pembelajaran.
  2. Peningkatan kualitas tenaga pendukung (pegawai) melalui pelatihan. Indikator keberhasilan ini adalah adanya peningkatan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi pegawai yang ditandai dengan peningkatan kepuasan seluruh stakeholder .
  3. Pengangkatan tenaga pengajar baru sesuai dengan kompetensi yang diperlukan. Pengangkatan ini diperlukan untuk memenuhi kecukupan rasio dosen dan mahasiswa, sehingga kualitas dan efektifitas proses pembelajaran dapat terjaga dengan baik. Apabila diperlukan dapat dilakukan outsourcing tenaga pengajar sesuai kepakaran yang dibutuhkan oleh masing-masing prodi.

C. Penguatan Sumber Daya Fisik
Penguatan sumber daya fisik dilakukan melalui:

  1. Pengelolaan sumberdaya fasilitas yang ada agar penggunaannya lebih efektif dan efisien. Prioritas pengembangan ini dilakukan melalui pengembangan sistem informasi yang terintegrasi menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang bersifat online dan berbasis web.
  2. Pemeliharaan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kenyamanan, keindahan, dan keamanan kampus. Strategi ini untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi proses pembelajaran.
  3. Pengembangan sarana dan prasarana kampus sesuai dengan tuntutan pengembangan tridharma PT (khususnya pendidikan) dengan prinsip prioritas, efisiensi dan efektifitas. Pengembangan ini ditujukan untuk peningkatan kepuasan seluruh stakeholder .

D. Penguatan Manajemen dan Jejaring
Penguatan manajemen dan jejaring ( networking ) sebagai pilar utama dilakukan melalui:

  1. Peningkatan kinerja manajemen lembaga dalam menyelenggarakan tridharma perguruan tinggi yang berkualitas. Peningkatan kinerja manajemen dilakukan untuk mewujudkan pelayanan prima bagi seluruh stakeholder yang ditandai dengan peningkatan kepuasan atas pelayanan yang diterima.
  2. Perbaikan sistem insentif untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan. Strategi ini dilaksanakan untuk memberikan perasaan aman, nyaman dan kebanggan bekerja di USAHID.
  3. Pengembangan budaya korporat (Budaya Sahid) di lingkungan segenap civitas akademika. Strategi ini dilaksanakan untuk menyamakan platform corporate bagi setiap individu pengelola dan sivitas akademika untuk mewujudkan visi-misi Universitas dalam menciptakan SDM unggul, berbudaya dan religius, serta berwatak mulia dan berbudi luhur.
  4. Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu. Strategi ini dilaksanakan untuk menjamin keberlangsungan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Indikator keberhasilan ini adalah diperolehnya peringkat akreditasi yang maksimal untuk masing-masing program studi dan pengakuan internasional atas keterjaminan mutu pengelolaan penyelenggaraan pendidikan.
  5. Pemeliharaan hubungan yang serasi dan sinergik dengan Yayasan Sahid Jaya. Program ini untuk mensinergikan sumberdaya dalam pengelolaan Universitas dalam penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
  6. Peningkatan dan pengembangan fungsi dan peran orang-tua mahasiswa dan alumni. Strategi ini dilaksanakan untuk mendapatkan imbal balik fungsi penyelenggaraan pendidikan agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang menaruh kepercayaan terhadap USAHID.
  7. Peningkatan kerjasama dan kemitraan dengan instansi dan perguruan tinggi lain baik di dalam maupun luar negeri untuk mengembangkan universitas. Kerjasama dan kemitraan ini dibutuhkan untuk mensinergikan sumberdaya pada masing-masing institusi, sehingga tercipta comprehensiveness dan effectiveness sumberdaya dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan.