Bagikan Berita Ini

Kuliah Umum Kepariwisataan Optimasi Pasar Domestik Menuju Pariwisata Bangkit

Bagikan di
Bagikan di
Bagikan di
Bagikan di
Bagikan di
Bagikan di

Tim Redaksi

Gedung Universitas Sahid Jakarta Jl. Prof. Dr. Supomo, SH No.84 Tebet, Jakarta Selatan 12870.

Berita Terbaru

Kuliah Umum Kepariwisataan Optimasi Pasar Domestik Menuju Pariwisata Bangkit

Kuliah Umum Kepariwisataan  dengan tema;“Optimasi  Pasar Domestik Menuju Pariwisata Bangkit”, diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Usahid Jakarta, 28 September 2021.  Nara Sumber  pada Kuliah Umum kali ini adalah;  Addin Maulana, S.ST., Par., MM (Peneliti  Ahli Muda  Direktorat Kajian Strategis Deputy  Bidang Kegiatan Strategis  Kementrian Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif RI) dengan materi;  Strategi Pengembangan Wisata Nusantara/Wisata Domestik”.  Atep Budiman S.STP., MM (Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor) dengan materi; “Diversifikasi Produk Wisata Kota Bogor Dalam Membangkitkan Pariwisata” dan Priadi Wibisono (Associate Business  Development Partner  Highland Park Curug Panjang Mega Mendung), dengan  materi;”Link and Match Profil Wisatawan Nusantara dan Jenis Produk Wisata”.

Kuliah Umum yang berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom dipandu oleh, Ismayanti, S.Tr.Par, M.Sc  (Dosen FEB Usahid Jakarta). Kuliah umum  diawali sambutan dari Dekan  FEB Usahid Jakarta, Dr. Levyda, SE, MM. Para peserta terdiri dari mahasiswa baru FEB dan fakultas lainnya,  juga terbuka untuk umum.

Narasumber  pertama, Addin Maulana, S.ST., Part,. MM, dalam paparannya antara lain menyatakan  keunggulan pengelolaan wisatawan domestik  antara lain bahwa pasar ini tidal sensitif  terhadap krisis  baik yang bersifat ekonomi, alam, kesehatan, ataupun politik.  Wisatawan domestik tidak segan untuk mengubah rencana perjalanannya dalam kasus-kasus darurat seperti epidemik atau peringatan keamanan, serta adanya  komitmen  sosial sebagai fungsi penting dari individu untuk  mengunjungi  kerabat. Pasar domestik  akan menjadi pasar yang akan puliih dengan cepat dan kembali  lebih kuat dibandingkan dengan pasar internasional.

Narasumber kedua,  Atep Budiman S.STP., MM, dalam paparannya antara lan menyatakan ada  5 kebijakan  dan strategi pariwisata  kota Bogor, yaitu:  Percepatan Herd  Imunity, target vaksin dosis pertama  100% akhir September 2021 (Pertama di Jabar). Vaksinasi  kunci  relaksasi  kegiatan ekonomi  (termasuk sektor pariwisata); Kesiapan pelaku usaha terkait adaptasi kebiasaan baru (new normal) yaitu penerapan protokol kesehatan di destinasi  wisata, hotel, restoran dan fasilitas  pariwisata lainnya (CHSE); Pembangunan pariwisata berbasis masyarakat (Community  Based  Tourism); Memperkuat Branding Kota Bogor; Kolaborasi dan Sinergi Pentahelin.  Narasumber ketiga,   Priadi Wibisono,  antara lain memaparkan  tentang penerapan produk wisata ramah berkelanjutan  ala Indonesia.

 

 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments