Usia 29 Tahun, Geofakta Lulusan Termuda Doktor Ilmu Komunikasi Usahid

Loading

Selama dua hari berturut-turut telah dilaksanakan secara virtual Sidang Terbuka Sekolah Pascasarjana Usahid, Program Doktor Ilmu Komunikasi, berlangsung melalui aplikasi Zoom.

Diawali Sidang Terbuka, 18 Agustus 2021, Arsa Widitiarsa dengan
Disertasinya;”Nilai-Nilai Komunikasi Visual Dalam Isu Lingkungan Hidup Semiotika Naratif Bahaya Sampah Plastik Dalam Film Animasi Pulau Akko”. Sidang Terbuka dipimpin oleh, Dr. Marlinda Irwanti Poernomo, M.Si. Selanjutnya, Endah Fantini dengan judul disertasi; ”Reifikasi Model Endorse Pada Industri Budaya Fashion dan Kosmetika (Studi Kritis atas Fenomena Budaya Massa Pada Industri Kebudayaan dalam Perspektif Gyorgy Lukacs). Sidang Terbuka dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Kholil, M.Kom, IPU.

Sidang Terbuka, 19 Agustus 2021, Geofakta Razali, judul Disertasi;”Pluralisme Moral Dalam Seni Drag Queen (Analisa Kritis Teori Pengakuan Sosial Axel Honneth Melalui Aktor Cross Dresser”, Sidang Terbuka dipimpin oleh Prof.Dr. Ir. Kholil, M.Kom, IPU. Sidang Terbuka berikutnya, Kurnia Setiawan dengan judul disertasi; ”Dualitas Struktur dan Agensi Pengarusutamaan Pancasila melalui Media Permainan”.

Penelitian Endah Fantini dilatarbelakangi fenomena pemanfaatan model endorse produk fashion dan kosmetika, yang bila dilihat dalam perspektif Gyorgy Lukacs jelas terjadi eksploitasi. Meskipun model endorse tidak tergolong sebagai model profesional, namun mereka berhasil mempromosikan produk fashion dan kosmetika dengan biaya yang murah. Model endorse yang memiliki penampilan menarik, berhasil menaikkan nilai jual dari produk yang ditawarkan melalui media sosial seperti Facebook, Instagram dan platform media sosial lainnya. Endah Fantini juga mengkritisi teori reifikasi Gyorgy Lukacs. Dia menggunakan konsep subject spectacle dari Debord tentang tontonan performa subjek endorse sebagai keutamaan guna meningkatkan nilai komoditi produk. Hasil penelitian Endah Fantini ini sebelumnya pernah dimuat dalam International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding.

Baca juga  Dialog Santai Alumni Usahid

Geofakta Razali yang berusia 29 tahun, berhasil memperjuangkan disertasinya yang berjudul Pluralisme Moral (Analisa Kritis Teori Pengakuan Social Axel Honneth dalam seni Cross Dresser). Geofakta dinilai berhasil memperjuangkan disertasinya atas banyak pertanyaan dan sanggahan dari dewan pengujinya. Dewan penguji terdiri antara lain, Prof. Dr. Ir. Kholil, M.Kom, IPU, Dr. Mirza Ronda, MSi, Dr. Titi Widaningsih, MSi, Prof. Dr. Ahmad Sihabudin, MSi, Dr. Mikhael Dua, MS, Dr. Alexander Seran, Dr. Umaimah Wahid, MSi dan Dr. Rahtika Diana, MSi.

Hingga saat ini secara keseluruhan Program Doktor Ilmu Komunikasi Usahid sudah melahirkan 72 Doktor Ilmu Komunikasi. Para alumni selain dari kalangan akademisi juga praktisi, politisi dan profesional. Investasi pendidikan sepanjang hayat, walau situasi pandemi Covid-19 belum juga usai, namun pendidikan tidak boleh berhenti. Di Sekolah Pascasarjana Usahid selain program S-3 DIK dengan konsentrasi komunikasi politik & diplomasi, komunikasi korporasi, komunikasi bisnis, komunikasi media, dan komunikasi & teknologi informasi. Sedangkan S-2 ada Magister Ilmu Komunikasi dengan 5 konsentrasi dan Magister Manajemen dengan konsentrasi terbaru, yaitu Manajemen Transportasi Udara.

Sekolah Pascasarjana Usahid, adalah satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta penyelenggara program Doktor Ilmu Komunikasi diseluruh Indonesia. Didirikan sejak tahun 1997, yang berlokasi di Sahid Sudirman Residence, lt.5 kawasan Sahid City Sudirman Jakarta.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Bagikan Berita Ini

Usia 29 Tahun, Geofakta Lulusan Termuda Doktor Ilmu Komunikasi Usahid

Tim Redaksi

Gedung Universitas Sahid Jakarta

Jl. Prof. Dr. Supomo, SH No.84 Tebet, Jakarta Selatan 12870.

Berita Terbaru

Scroll to Top