PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DOMESTIK DENGAN METODE BIOREMEDIASI DI KAWASAN WISATA
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol4.2025.448Keywords:
Bioremediasi, Limbah Cair Domestik, Kawasan Wisata, Kualitas Air, Pencemaran LingkunganAbstract
Limbah cair domestik di kawasan wisata sering menjadi permasalahan lingkungan akibat tingginya aktivitas wisatawan. Pengolahan limbah yang tidak efektif dapat mencemari sumber air dan mengganggu ekosistem sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bioremediasi dalam mengolah limbah cair domestik di kawasan wisata. Bioremediasi merupakan teknik pemanfaatan mikroorganisme untuk mendegradasi polutan dalam air limbah. Melalui proses bioremediasi dapat mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun dalam kondisi terkendali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi aplikasi pemanfaatan tanaman eceng gondok (Eichorma crassipe) dan B. megaterium untuk menurunkan kandungan logam Cr dan kandungan bahan organik (BOD, COD, pH, dan suhu) terhadap limbah domestik. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi eceng gondok (Eichhornia crassipes) dan Bacillus megaterium terbukti mampu menurunkan konsentrasi BOD, COD, dan logam berat kromium (Cr) secara signifikan hingga mendekati atau memenuhi baku mutu air limbah. Dengan demikian, bioremediasi dapat menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan dalam pengolahan limbah cair domestik di kawasan wisata.