KOMPONEN-KOMPONEN KUNCI YANG MEMPENGARUHI KEBERLANJUTAN PENGGUNAAN KOMPOR SURYA DI KAWASAN WISATA AGROFORESTRY
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol4.2025.433Keywords:
Agroforestry, Arenga Pinnata, Kompor, Ramah Lingkungan, Teknologi FotovoltaikAbstract
Energi pada saat ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan petani untuk memproduksi gula aren. Dengan keadaan semakinmenipisnya sumber energi fosil, saat ini telah terjadi pergeseran dari penggunaan sumber Energi Tak Terbarukan menuju sumber Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Penggunaan energi melalui energi matahari merupakan alternatif yang potensial dapat diterapkan di beberapa wilayah diIndonesia. Tujuan penelitian ini adalah menginventarisasi komponen-komponen kunci tolok ukur yang dibutuhkan dalam pemanfaatan kompordengan energi matahari untuk memproduksi gula aren di kawasan wisata agroforestry. Metodologi yang digunakan adalah teknik InterpretiveStructural Modeling (ISM) yang meliputi tahapan penyusunan hierarki dan klasifikasi sub-elemen. Klasifikasi sub-elemen mengacu pada hasil olahan dari Reachability Matrix (RM) yang telah memenuhi aturan transitivitas sehingga didapatkan nilai Driver-Power dan nilai Dependence. Hasil pengolahan ISM menunjukkan bahwa pemilihan teknologi fotovoltaik sel surya, memiliki daya pendorong yang tertinggi dan rendah ketergantungannya, sehingga sub-elemen tersebut merupakan komponen kunci yang berpengaruh terhadap keberhasilan atau kegagalan dalam pemanfaatan energi surya. Simpulan keberlanjutan komponen kunci yang dibutuhkan dalam pemanfaatan kompor dengan energi surya untuk memproduksi gula aren di kawasan wisata agroforestry adalah pemilihan teknologi fotovoltaik sel surya. Teknologi fotovoltaik sel surya bertujuan mengintegrasikan modul surya dengan BOS (Balance of System) menjadi sistem dalam mendesain pembuatan kompor.