PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN EMBUNG KEMIRI DI DESA PAGAR DEWA
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol4.2025.304Kata Kunci:
Ekowisata, Embung Kemiri, Pariwisata Berkelanjutan, Partisipasi Masyarakat, Pembangunan BerkelanjutanAbstrak
Pariwisata memiliki kontribusi penting bagi perekonomian suatu wilayah. Selain memberikan kontribusi pada perekonomian, industri pariwisata juga membawa konsekuensi lingkungan yang tidak dapat diabaikan. Wacana keseimbangan antara aspek ekonomi dan lingkungan menjadi isu strategis di kalangan para ahli, sehingga muncul paradigma pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Penerapan paradigma pariwisata berkelanjutan dapat dilihat dalam pengembangan objek wisata alam seperti Embung Kemiri. Embung Kemiri merupakan salah satu objek ekowisata yang sedang berkembang di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan. Tulisan ini bertujuan untuk menelusuri secara saksama mengenai proses pengembangan ekowisata Embung Kemiri melalui perspektif pariwisata berkelanjutan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Temuan penelitian ini mendeskripsikan bahwa terdapat aset penghidupan yang dikelola secara kolektif oleh masyarakat lokal. Proses partisipasi masyarakat lokal didukung oleh jaringan kelembagaan, yaitu peran pemerintah dan sektor swasta. Pengembangan pariwisata berkelanjutan Embung Kemiri memberi dampak yang bermakna bagi lingkungan, ekonomi, sosial masyarakat, dan budaya di Desa Pagar Dewa.