KEBIJAKAN PARIWISATA VISA ON ARRIVAL REPUBLIK INDONESIA BERDASARKAN PERSPEKTIK KEADILAN

Penulis

  • Putri Kusuma Sanjiwani Universitas Udayana
  • I Gede Anom Sastrawan Universitas Udayana
  • Dian Pramita Sugiarti Universitas Udayana

Kata Kunci:

Kebijakan Pariwisata, Keadilan Pariwisata, Visa on Arrival

Abstrak

Tantangan baru dalam pemulihan pariwisata pasca krisis pariwisata adalah menelaah kebijakan-kebijakan pemerintah yang sudah tidak relevan dalam kesesuaiannya untuk perkembangan pariwisata saat ini. Apakah kebijakan pariwisata untuk Visa on Arrival (VoA) masih memberikan dampak positif untuk pariwisata Indonesia dinilai dari persepktif keadilan? Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan menilai kesesuaian kebijakan pariwisata yang ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan persepktif keadilan sehingga kebijakan pariwisata bermanfaat (equal benefits). Penelitian menggunakan metode analisa kualitatif dengan menganalisa fenomena dan permasalahan secara mendalam dan komperehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan VoA memberikan dua dampak berupa dampak meningkatnya angka kunjungan secara positif dan memberikan dampak negatif berupa permasalahan-permasalahan baru dalam dinamika pariwisata. Keadilan memberikan cara pandang baru bahwa keadilan bukan hanya sebatas melihat dari perlindungan wisatawan selama melakukan kegiatan perjalanan berwisata namun masyarakat dan destinasi wisata juga memiliki hak yang sama. Kesimpulan penelitian ini adalah setiap elemen dalam sistem pariwisata memiliki hak atas keadilan tersebut, sehingga pariwisata dapat berlangsung dan dirasakan dari generasi ke generasi.

Diterbitkan

2025-04-30

Cara Mengutip

Sanjiwani, P. K. ., Sastrawan, I. G. A., & Sugiarti, D. P. . (2025). KEBIJAKAN PARIWISATA VISA ON ARRIVAL REPUBLIK INDONESIA BERDASARKAN PERSPEKTIK KEADILAN. Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (SNPK), 4, 10–20. Diambil dari https://www.usahid.ac.id/conference/index.php/snpk/article/view/306

Terbitan

Bagian

Articles