PENGARUH KOLABORASI BRAND (KUMO CAKE X KANZLER) PADA PRODUK BARU TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN DI CABANG PONDOK CABE
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.535Kata Kunci:
Co-branding, Kumo Cake, Kanzler, Minat Beli, PemasaranAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan industri bakery yang semakin kompetitif serta fluktuasi penjualan Kumo Cake cabang Pondok Cabe sebelum adanya inovasi produk. Untuk menciptakan nilai tambah dan meningkatkan minat beli, Kumo Cake melakukan kolaborasi brand dengan Kanzler melalui peluncuran produk savory baru bernama Mayonezu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggapan konsumen tentang kolaborasi brand, menganalisis tingkat minat beli konsumen tentang produk hasil kolaborasi, dan menganalisis pengaruh kolaborasi brand pada produk baru terhadap minat beli konsumen pada cabang Pondok Cabe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan asosiatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 101 responden yang merupakan konsumen Kumo Cake cabang Pondok Cabe. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tanggapan konsumen tentang kolaborasi brand berada pada kategori sangat percaya di seluruh indikator, tingkat minat beli konsumen tentang produk kolaborasi juga tergolong sangat berminat, dan kolaborasi brand memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,815 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 66,4%. Dengan demikian, strategi kolaborasi antara Kumo Cake dan Kanzler terbukti efektif dalam peningkatan minat beli konsumen, serta dapat dijadikan strategi pemasaran yang relevan bagi pelaku usaha lokal di sektor kuliner modern.