PERAN DIGITAL MARKETING DAN STORYTELLING KULINER DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK PARIWISATA GASTRONOMI JAWA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.36441/snpk.vol5.2026.543Kata Kunci:
Daya Tarik Wisata, Digital Marketing, Pariwisata Gastronomi, Pemasaran Digital, Storytelling KulinerAbstrak
Pariwisata gastronomi sebenarnya menyimpan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, di Jawa Timur, pemanfaatan digital marketing dan storytelling kuliner masih belum dimaksimalkan secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana kedua aspek tersebut memengaruhi daya tarik wisata gastronomi. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori, dilakukan melalui distribusi kuesioner skala Likert pada 230 responden. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling(SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasilnya menyajikan bahwa digital marketing memberikan dampak positif dan signifikan pada daya tarik wisata (0,36). Sementara itu, storytelling kuliner memiliki pengaruh yang lebih kuat (0,49). Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sebesar 58% variasi dalam daya tarik wisata gastronomi. Kesimpulannya, integrasi digital marketing dan storytelling kuliner merupakan strategi efektif dalam meningkatkan daya tarik pariwisata gastronomi, dengan storytelling sebagai faktor paling berpengaruh dalam membangun keterikatan emosional wisatawan.